10/09/2019

✔ TV SONY PROTEK

Pertama yang dilakukan mas degleng membuka kesing atau penutup TV SONY
melakukan pengecek bagian power supply
mulai dari kabel power
sampai output stanbynya.
Setelah kita cek semua normal
sampai tegangan stanby 3,3 vol det normal
Kemudian kita lepas power supplynya
kemudian kita coba untuk cek tegangan yang lain
dengan cara meng-ON kan Power supply secara manual
ternyata semua tegangan semua OK
artinya  power supplynya kita asumsikan masih normal.
setelah ditelusuri semua di ketahui kerusakan di bagian SDA 4,5 vol
kita langsung cek bagian  IC Program CXP86449 di ketehui kongslet SDAnya






gak perlu panjang lebar mengulas kerusakan pada IC Program
kami tunjukkan kerusakan pada panah merah
mas degleng langsung ambil pengganti IC yang rusak



setelah IC di pasang ini hasilnya sangat memuaskan


semoga ulasan dari kami bermanfaat
Sumber http://sekawan-servis-electronic.blogspot.com/

✔ kerusakan tv sharp protec dengan led indikator kedip kedip

pada awalnya tv sharp dengan model universe 21 inchi dibawa  kesini dengan dengan keadaan mati protec, hanya mau nyala sebentar mati lagi setelah di cabut stop kontak dan dihidupkan mau nyala sebentar dan terus begitu berulang kali. baik disini saya tidak akan bicra panjang lebar langsung saja saya tulis sedikit pengetahuan saya tentang tv sharp.
Di beberapa daerah, dan beberapa bengkel tv, sasis ini merupakan momoknya bengkel tv (selain sasisnya tv sanyo, tentunya). Dengan tujuan untuk berbagi ilmu dan berusaha mengurangi terjadinya aksi ganti mesin terhadap sasis ini. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang membutuhkan, dan menjadikan berkah dunia akherat, Aaaaaaaamiin.

PROTEK/SENSOR PADA TV SHARP

Seingat penulis, sejak dulu, produk-produk tv sharp dilengkapi dengan sistem proteksi. Jika ditemukan kejanggalan/ketidaknormalan, tv akan protek dengan sendirinya (untuk keamanan perangkat/user). Dan sekarang ini, hampir semua tv ber-merk juga menggunakan sistem proteksi. Tetapi jika dibandingkan dengan proteksi kepunyaan tv sharp, nggak ada tandingannya. Oleh sebab itu, penulis tidak heran jika tv sharp menjadi momok bagi bengkel tv.
Hampir semua bagian/blok tv sharp dilengkapi dengan sensor protek dengan jenis dan metode yang berbeda-beda, antara lain :

1. Sensor Tegangan : v heater, B+ 115V, B+ vertikal, 12/16V dan tegangan-tegangan lainnya. Proteksi        tegangan terdiri dari OverVoltage dan NoVoltage. Komponen yang dipakai untuk sensor tegangan biasanya menggunakan dioda (zener/dioda biasa--1N4148).

2. Sensor Output/input blok: output vertikal (Vertical Guard), H sync, dll. TV akan protek jika tidak ada output/signal atau tegangan output dalam bentuk DC.
3. Sensor Sync: walaupun jarang, proteksi ini biasanya sudah masuk di dalam IC jungle/chroma.
    X-ray protection: menyensor tegangan ABL, berfungsi guna menyensor tegangan HV (karena ABL adalah minusnya HV).
4. dan yang terbaru, proteksi data digital. Karena rangkaian didesain sekompak/seringkas mungkin (dijadikan dalam 1 chip), maka sistem proteksi juga dimasukkan ke dalam IC tersebut. IC-ic tersebut akan mengirimkan data ke IC-program jika sistem (dalam ic tersebut) ada yang tidak beres, kemudian ic program akan memproteksi/mematikan perangkat tv.


BOOT UP DAN SELF TEST


Penulis akan mencoba menjelaskan urutan BootUp. BootUp adalah tahap-tahap beroperasinya tv, dari mati hingga beroperasi secara normal. Jangan heran jika sasis tv sharp yang memakai TDA93xx munculnya gambar agak lama...., karena ic programnya muter-muter dulu (kerennya SelfTest).
Tahap-tahap self test (mohon koreksinya) sebagai berikut :

1. Regulator beroperasi dengan baik--> adanya tegangan standby (3,3V), osilator kristal pada ic-program bekerja untuk memberi denyut/clock ic program.
2. Program reset, reset dikontrol oleh IC reset (PST573, pada goldstar/merk lain KIA70) , pada pin 60.
3. Setelah reset, program meload/membaca EEPROM (mengambil data servis). Jika gagal membaca/load --> protek.
4. Setelah membaca EEPROM, program akan mencoba untuk menghidupkan tv (power on), diawali dengan menghidupkan regulator ke posisi ON (B+ 115V penuh), diikuti dengan beroperasinya osc jungle (horisontal dan vertikal). Untuk sementara, sinyal video dalam keadaan MUTE.
5. Setelah trafo flyback bekerja, ic program (dengan bantuan zener, dioda-dioda), menyensor/mengecek tegangan-tegangan vital. Jika ditemukan ketidaknormalan, tv akan protek.
6.  Proses pengecekan tegangan diikuti oleh pengecekan input/output amplifikasi (vertical out, X-ray, dll).
7  Tahap berikutnya adalah pengecekan sinyal/sync, sinyal video dimasukkan dan diproses (saat ini, output ke tabung/video drive masih di MUTE --> belum ada gambar/raster), tujuannya adalah mendeteksi dan memastikan bahwa osc hor dan vert tersinkronisasi oleh video/raster. Jika sync gagal, tv akan protek.
8.  Pengecekan digital/data servis. Sebelumnya, tv dinyalakan berdasarkan setting yang tersimpan dalam data servis (EEPROM), jika data tidak bisa diset, tv akan protek. misalnya. pada data NICAM diset pada 1 (NICAM=1) padahal pada rangkaian/tv tidak terdapat rangkaian NICAM, tv akan protek. Tahap ini adalah tahap pengecekan data digital (internal).
9. Pengecekan digital eksternal (peripheral, diluar IC), program akan mengecek keberadaan peripheral/alat2 tambahan diluar IC melalui bus data (SDA dan SCL, menggunakan protokol I2C), kemudian mengeset peralatan-peralatan tersebut dengan data sesuai yang tersimpan dalam EEPROM. Pada sharp Wonder, peripheral/peralatan luar antara lain: Tuner (PLL), AN5891K (SoundProcessor) dan M52797SP (AV switch), jika komunikasi ke/dari perangkat2 luar tersebut gagal/terganggu, tv akan protek.
10.  Setelah semuanya beres, sinyal video di UNMUTE (ditampilkan).
11.  Selama beroperasi, ic program selalu memonitor semua pintu proteksi.


Untuk tahap 5 dan 6 diatas, menggunakan pin protek yaitu pin 8 (normalnya sekita 3,2v) pada IX3386 dan IX3410.
KODE KEDIP

Untuk mengetahui dimanakah error/protek tersebut terjadi, pabrik sharp melengkapi produk tvnya dengan kode kedip. Kode kedip bisa diketahui dari panjang/pendeknya dan jumlah kedipan lampu LED indikator. Daripada pusing mengukur panjang/pendeknya kedipan, lebih mudahnya dihitung saja jumlah kedipannya. Kode kedip ditunjukkan dengan cara:

1.  Kode kedip menggunakan LED merah, kalo hijau yang berkedip mungkin bukan kode kedip.
2. Sebagai gambaran (gunakan imajinasimu), kode kedip 4 akan ditunjukkan sebagai berikut : lampu led menyala 4 kali (lamanya kira2 200ms setiap menyala--kira2 seperempat detik--), kemudian jeda/mati kira2 setengah detik (400ms) -- menyala/kedip lagi 4 kali --> jeda/mati kira2 setengah detik (400ms) --> kedip lagi 4 kali ........ begitu seterusnya.


Sedangkan jenis kode kedipnya beserta jenis kerusakannya sebagai berikut (berdasarkan pengalaman penulis), sebagai berikut :

    Kedip 1 kali : bus data error mungkin disebabkan program gagal dalam membaca memory atau bus data (SDA, SCL).
    Kedip 3 kali : Jungle (osc horisontal, vertikal), bisa juga disebabkan karena x-ray (ABL).
    Kedip 4 kali : Sinkronisasi gagal, video/raster tidak terdeteksi, VIF. Switch AV perlu diperhatikan.
    Kedip 6 kali : Internal peripheral, nicam, SIF. Disebabkan data service yang tidak sesuai.
    Kedip 7 kali : internal setting, format signal, setting decoder. Disebabkan data service yang tidak sesuai.
    Kedip 8 kali : Tuner (gagal mengeset frekuensi tuner atau tuner tidak terdeteksi), juga bisa disebabkan peripheral luar (misalnya AN5891K, M52797SP) karena bus terganggu.


catatan: untuk kedip 2 dan 5 (atau kedip lainnya), penulis belum pernah menjumpai (jika ada yang pernah menjumpai mohon kontribusinya).
TIPS PERBAIKAN SASIS INI

1.  Jika tv dinyalakan langsung merah (tanpa kedip), cek trafo FB, tegangan-tegangan vital, R625 (SMD) nilainya 180K, dari jalur 180V.
2.  Jika kedip 1 s/d 4, langkahnya : operasi semua solderan, kalo perlu disolder ulang. Lebih-lebih pada R dan C SMD dibawah ic Vertikal. Kalau belum manjur, ada komponen yang rusak seputar rangkaian Jungle, pin yang perlu dicek : pin 21 (Vdrive A), pin 22 (VdriveB), pin 33 beserta rangkaian hor drive. Tegangan-tegangan vital perlu juga dicek.
4.  Jika kedip 4 keatas, masuk saja ke service mode. TV akan menyala dan sempat untuk mengecek tegangan-tegangan. Kalo perlu ubah setting service mode. (tulis dulu setting awalnya, sebelum melakukan perubahan).
5.  Jika kode kedip berubah-ubah, misalnya ketika dinyalakan berkedip 8 kali trus dimatikan, dinyalakan lagi ternyata kedipnya berubah jadi 4 kali, yang perlu dicek adalah jalur bus data (SDA, SCL). Pada Wonder, cek dua zener 5V (D302, D303) lokasinya dekat dengan AN5891.
6.  Sebelum berniat untuk menyolder, sebaiknya cek dulu data service modenya.
7.   Dengan memahami tahapan Self Test, akan lebih mudah mengetahui letak kerusakannya.

Sumber http://sekawan-servis-electronic.blogspot.com/

✔ Aplikasi Android dari Internal Memory ke SD Card dengan Link2SD

Karena banyak yang tanya ya sekarang saya buatin deh tutorialnya cara memindah aplikasi dari Internal Memory ke external memory seperti SD Card.

Perhatian: Untuk yang sudah memakai Android 2.2 Froyo keatas hal ini adalah antara perlu dan tidak perlu. kenapa? karena untuk Android Froyo, Android 2.3 Gingerbread, Android 3.0 Honeycomb Android 4.0 Ice Cream Sandwich atau mungkin diatanya sudah support installasi aplikasi SDCard, jadi mungkin sudah tidak perlu khawatir lagi bahwa space memory internal habis. TAPI, mungkin bagi yang maniak install sembarang aplikasi semua diinstall (hehe siapa yang ngerasa hayoo) mungkin tetap memerlukan ini.



Okelah mungkin ada pertanyaan:
Android 2.2 keatas kan udah support install ke SDCard, lalu bedanya kita nginstall Link2SD apa ya?
nah begini... Ada aplikasi API yang digunakan pengembang mungkin menggunakan API yg lama untuk alasan compatibilitas,  Jadi PASTI ada aplikasi yang hanya bisa diinstall di internal memory, dan tidak bisa dipindah ke SD Card. dengan Link2SD bisa kia pindah secara "paksa" dari internal memory ke SD Card

UPDATE:
Link2SD yang terbaru tanpa mempartisi SD Card ternyata bisa untuk android 2.2 keatas :)

Sudah panjang lebar nih penjelasannya. hehe mari kita mulai tutorial cara menginstallnya

Persiapan:

    Sudah baca penjelasan diatas? Kadang-kadang para pembaca nggak mau baca penjelasan dulu, penting lho baca penjelasan diatas dulu :)
    SD Card tentunya, masak nggak punya SD Card?
    Komputer / Laptop
    Software partisi untuk mempartisi SD Card salah satunya :  Mini Partition Wizard
    Android HARUS sudah diROOT
    Mental yang kuat (hehe kayak mau ngapain aja)


Sudah siap? oke kita mulai.

    (tambahan hehe) baru san tau, ternyata kalo dengan membuat partisi ke 2 bisa lebih optimal untuk jelasnya nanti bisa dibaca bedanya Apa bedanya Move to SD Card dengan Create Link???? dibawah tulisan ini.
    Untuk android 2.2 keatas, partisi SD Card nggak wajib jadi bisa melewati proses backup data :)
    Backup dulu ya data2nya yang ada di SD Card ke PC Komputer atau Laptop, karena kita harus mempartisi dulu menjadi 2 partisi sebelum menginstall Link2SDnya.
    Untuk membackup aplikasi bisa dengan cara seperti ini
    Setelah dibackup, partisi SD Card menjadi 2, Untuk file System partisi pertama pake FAT/FAT32 untuk partisi ke 2 bebas bisa ext2,ext3,ext4, FAT juga bisa. inilah kelebihan dari Link2SD. untuk stock ROM direkomendasikan partisi ext2. partisinya primary semua ya. jangan ada logical partisi
    Untuk besarnya partisi direkomendasikan Partisi pertama adalah yang lebih besar, karena itu untuk file penyimpanan seperti biasa, partisi kedua adalah untuk sistem, jadi seperlunya saja, rekomendasinya partisi1 : partisi2 = 1:3 atau 2:3 sudah cukup :) saya sendiri partisi 512MB sudah sangat cukup (tergantung kebutuhan sih).
    setelah dipartisi, masukkan SDCard ke Android. biarkan SDCard terbaca lebih dahulu,
    Sekarang tinggal install Link2SD install versi terbaru dari android market. jika minta restart. restart dulu.
    Setelah restart buka kembali Link2SD pilih jenis partisi yang sama saat kita mempartisi SD Card partisi yang ke 2. Kalo belum bisa atau minta restart lagi ya direstart lagi..
    Kalo sudah bisa selamat ya.. tinggal yang terakhir kembalikan data-data yang sudah di backup ke komputer

Nah sekarang kita bisa bersuka ria memindah aplikasi dari internal memory ke SD Card atau sebaliknya!

perlu diketahui istliah di Link2SD:

    Move to SD card : memindah aplikasi dari internal memory ke SD Card
    Create Link : membuat link ke partisi 2, atau bisa dibilang aplikasi pindah ke SD Card partisi ke 2 (recommended)
    Remove Link : menghapus link, kembali ke internal memory.

Apa bedanya Move to SD Card dengan Create Link????

    Move to SD akan pindah ke SD Card biasa, SD Card yang berguna sebagai penyimpanan, sedangkan Create Link akan pindah ke partisi ke 2, seolah-olah sistem membaca aplikasi seperti di internal memory namun sebenarnya di link kan ke partisi 2
    Move to SD tidak akan didapat di Android 2.1 kebawah karena memang sistemnya yang tidak mendukung penginstallan ke SD Card.
    (update) setelah baca di http://www.link2sd.info/faq disana lengkap. android 2.2 sudah support native apps2sd, tapi yang pindah file apk saja untuk android 2.2 dan 2.3 keatas apk + lib files. sedangkan menggunakan link2sd create link, yang pindah app+lib+dex, sehingga bisa lebih menghemat lagi internal memori.

untuk data aplikasi tetap ada di memori internal, jadi tetap ada bertambahnya internal memory pemakaian setelah menginstal aplikasi.
Sumber http://sekawan-servis-electronic.blogspot.com/

✔ Cara buat PLL Exciter MC145151




Exciter memiliki fungsi memberikan suara, stabil rendah, frekuensi sinyal RF dipilih, memodulasi dengan sinyal multipleks disediakan oleh dewan audio, dan memperkuat ke output daya dikendalikan cukup untuk drive power amplifier. Exciter saya menggunakan frekuensi PLL synthesizer, yang meliputi band FM di 100kHz langkah. VCO hanya mencakup beberapa MHz tanpa penyesuaian, mengakibatkan kebisingan yang rendah. Modulasi dilakukan secara independen kontrol frekuensi, dan dengan pertimbangan khusus untuk kebisingan rendah. Daya output terkendali dari nol sampai 4 watt. Sebuah detektor PLL membuka dimasukkan, untuk mematikan pemancar dalam hal kerusakan.
please visit disini juga ya darwys-electric
Perapian exciter adalah Colpitts VCO. Hal ini didukung dari regulator 9V lokal, dan memiliki frekuensi dikendalikan oleh dua back-to-back varactors, sehingga memuat minimal dan dengan demikian fase ultra rendah kebisingan. Sebuah contoh dari sinyal VCO dibagi jatuh oleh sebuah IC prescaler dan diterapkan pada chip PLL, yang mendapat referensi dari sebuah kristal kuarsa custom made dan membaginya ke 6250 Hz. Frekuensi diatur dalam mode biner oleh sebuah saklar dip sepuluh arah, yang mengontrol pembagi diprogram utama. Jika PLL terkunci, Q1 switch pada output yang harus digunakan untuk menonaktifkan power amplifier. Detektor fase output dari chip PLL disaring dan tingkat-bergeser oleh op amp, untuk disuntikkan ke dalam varactors kontrol frekuensi dari VCO.
Sinyal modulasi diterapkan pada varactor terpisah, yang bias berjalan dalam rentang linier yang cukup, dan yang terpisah dari rangkaian kontrol frekuensi, itu tidak terpengaruh oleh tegangan PLL. Semua kopling tegangan sinyal dan kontrol dilakukan melalui choke, bukannya induktor, untuk mendapatkan noise yang lebih rendah. Bandwidth dari input modulasi cukup luas tidak hanya untuk stereo, tetapi juga untuk memungkinkan penambahan kemudian sinyal subcarrier utilitas (SCA).
Output dari VCO melewati tahap pengikut emitor penyangga, kemudian melalui disetel kelas luas Sebuah penguat, diikuti oleh seorang sopir kelas B dan kelas C penguat daya, yang menggunakan media-Q pencocokan impedansi jaringan disetel. Kedua tahap terakhir yang didukung dari input terpisah, sehingga daya keluaran dapat dikendalikan dari nol sampai 4 W dengan menyesuaikan tegangan ini dari nol sampai 15V. Tujuannya adalah menggunakan fitur ini untuk mengontrol dorongan otomatis dari tahap akhir, dan perlindungan dari pemancar tersebut.
Perhatikan bahwa output dari modul ini tidak memiliki cukup penyaringan harmonik untuk terhubung secara langsung ke antena. Jika Anda ingin menggunakan exciter ini sebagai pemancar daya yang berdiri sendiri yang rendah, Anda harus menambahkan low pass filter.
Exciter dibangun pada PCB bersisi ganda, yang memiliki sisi kiri atasnya tembaga sebagian besar tidak terganggu sebagai pesawat tanah. Tembaga dihapus hanya sekitar non-ground pin. Hubungan tanah yang disolder di sisi atas, jadi tidak perlu memiliki berlapis-melalui lubang-lubang.
Gambar ini menunjukkan dua sisi dari PCB, sehingga Anda dapat mencetak dan lipat di tengah untuk melihat bagaimana dua bagian sejajar. Anda akan memiliki untuk membalikkan gambar untuk mencetaknya untuk membuat papan, sehingga tinta bisa masuk kontak dengan tembaga.
Ini PCB ini dilengkapi dengan perisai disolder di sekitar dan antara tahap, di kedua sisi papan. Mereka yang terbaik diinstal sebelum mengisi itu.
Dan ini adalah bagaimana exciter dirakit terlihat! Anda mungkin melihat bagian mesin aluminium yang membungkus transistor output. Saya membuat di bubut hobi saya. Ini adalah cara yang agak canggih untuk menghubungkan TO-5-casing transistor ke heat sink eksternal! Sebuah braket sederhana akan bekerja juga. Ide awal saya adalah untuk berdiri di tepi modul ini pada chassis atau dinding lemari, untuk menggunakan bahwa sebagai penyerap panas. Pokoknya, sirkuit yang efisien sehingga transistor hampir tidak membutuhkan heatsink tambahan sama sekali! Aku menguji semua tanpa menambahkan sesuatu yang lebih dari apa yang ditampilkan di sini.
Banyak bagian-bagian datang dari peralatan dibuang. Itu termasuk pemangkas dan tersedak mencelupkan. Namun bagian yang kompatibel yang tersedia baru. Kristal dibuat oleh Kristal Januari Untuk memesan itu, menentukan frekuensi 6,4000 MHz, modus fundamental, paralel resonansi, 30pF kapasitansi beban, HC-49 pemegang, dengan rating temperatur, stabilitas dan toleransi standar.
Output terhubung melalui soket BNC. Semua koneksi lain melalui kapasitor feedtrough. Perisai ini dilengkapi dengan push-on cover, terbuat dari bahan yang sama digunakan untuk dinding perisai yang ditampilkan di sini. Ini tidak lain dari kaleng kopi, dipotong terbuka dan diratakan! Beberapa cokelat dan cookie juga datang dalam kaleng yang cocok!
Alignment dari sirkuit ini tidak sulit. Pertama, Anda mengatur semua pemangkas untuk mid range dan program frekuensi. Untuk tugas ini, Anda cukup menambahkan bobot saklar: Saklar paling signifikan menghasilkan 100kHz, 200kHz menambahkan kedua, yang 400kHz berikutnya, dan seterusnya, sampai kedelapan, yang menambahkan 12,8 MHz. Kesembilan sebenarnya menghubungkan ke dua masukan dari chip PLL, sehingga menambah 76,8 MHz, dengan beralih kesepuluh menambahkan 102.4MHz. Untuk menghitung saklar untuk pengaturan frekuensi yang diberikan, Anda cukup menguraikannya menjadi komponen biner, dan mengatur switch yang tepat. Perhatikan bahwa switch yang ON TIDAK menambah kontribusi frekuensi! Sebagai contoh, jika Anda ingin mengirimkan pada 96,5 MHz, Anda akan menetapkan switch 9, 8, 7, 3, dan 1 ke OFF, yang lain ke ON. Berbagai frekuensi bisa anda atur di synthesizer meliputi seluruh band siaran FM dan agak sedikit lebih, tapi sisa sirkuit dirancang hanya untuk band siaran.
Sekarang Anda harus menghubungkan power supply 15V ke input daya utama saja, dengan voltmeter pada keluaran U3, dan frekuensi counter pada para kolektor Q4. Jika Anda mendapatkan frekuensi yang benar, Anda sedang beruntung besar dan harus pergi dan bermain lotre! Biasanya VCO akan keluar dari jangkauan penangkapan. Jika voltmeter membaca sekitar 14V, berarti frekuensi terlalu rendah. Jika membaca mendekati nol, itu berarti frekuensi terlalu tinggi. Penghitung frekuensi harus setuju dengan hal ini. Anda perlu menyesuaikan frekuensi pusat VCO untuk membawa ke dalam jangkauan. Untuk tugas ini Anda memiliki dua poin penyesuaian: Salah satunya adalah C20, yang lain adalah membungkuk L4! Biasanya pemangkas saja tidak memberikan jangkauan yang cukup, sehingga merasa bebas untuk menekuk koil. Bila Anda telah disesuaikan VCO kasar yang tepat, PLL akan mengunci, dan Anda akan mendapatkan frekuensi keluaran yang stabil, sangat dekat dengan yang Anda inginkan. Sesuaikan L4 dan C20 sehingga voltmeter membaca sekitar 9V. Seperti varactor tegangan yang relatif tinggi yang nyaman untuk kinerja noise terbaik, karena itu membuat varactors memasuki konduksi di puncak RF. Idealnya Anda harus menyesuaikan kumparan sehingga pemangkas sudah dekat dengan pusat rentang tegangan pada 9V. Ini akan memberikan Anda koreksi termudah nanti.
Sekarang Anda dapat mengatur kristal referensi ke frekuensi yang tepat, dengan menyesuaikan C12 sehingga frekuensi pada konter ini persis yang benar.
Mari kita pergi ke tahap daya: Hubungkan power meter RF dan 50 ohm dummy load untuk output, dan menerapkan beberapa volt ke input tegangan variabel. Sesuaikan C28, C32, C37 dan C38 untuk daya tertinggi. Jika Anda kehabisan rentang pemangkas apapun, benar bahwa dengan menekuk kumparan terhubung ke: L5, L7, L11, L10. Sekarang meningkatkan tegangan dan meretus pemangkas ini. Anda harus mendapatkan output 4 sampai 5 watt pada tegangan suplai 15V.
Untuk menghindari suara microphonic, setelah menyelesaikan penyesuaian, Anda harus segel kumparan osilator, dan mungkin terlalu kumparan udara lainnya luka, dengan lilin lebah atau beberapa bahan yang cocok lainnya. Sedikit penyesuaian pemangkas mungkin diperlukan setelah itu.
Sekarang Anda dapat menghubungkan audio ke papan exciter. Terapkan sinyal 1kHz kepada Dewan audio (baik saluran yang terbaik), cukup kuat untuk mendorong papan ke membatasi moderat, dan menyesuaikan R68 pada port audio untuk mendapatkan + / - 75kHz penyimpangan. Jika Anda tidak memiliki meter deviasi, Anda bisa mendekati oleh hooking lingkup ke output audio penerima FM, tuning ke beberapa stasiun lokal, perhatikan tingkat audio yang dihasilkan oleh mereka, dan kemudian tune ke pemancar Anda dan mengatur deviasi untuk mencocokkan tingkat itu. Tapi sistem ini sangat tidak tepat. Hal terbaik untuk mendapatkan atau membuat meter deviasi nyata.
Jika Anda pernah ingin mengubah frekuensi, Anda harus memprogram ulang switch kemiringan dan kemudian meretus semua pemangkas, dan mungkin kumparan, kecuali untuk C12, yang hanya harus memerlukan retouching setelah beberapa tahun, ketika kristal telah berusia.
Sumber http://sekawan-servis-electronic.blogspot.com/

✔ Setting IC HBT-05-001G

Daftar part aktif:
Ic Micom HBT-05-001G
Tone R2S15900
AUDIO STA540
Ic Vertikal LA 78141
FBT JF0501-19587
Yoke SCP-211B11UXF
Tuner TAEA-G020D(P)
EEPROM 24016WP
Transistor H out D5024



Pameter 1013:
H-SHIFT 14
H-BOW 04
H-PARA 03
S-SCOR 28
V-LIN 19
B-DRV 74
G-DRV 38
B-CUT 32
G-CUT 52
R-CUT 35
V-AMPL 29
VCEN 13

Parameter 1014:
AGC GAIN 28H 40
HI AGC 36H 54
LO AGC 34H 52
WB COL 32H 50
WB CON 64H 100
WB BRI 32H 50
Y-DELAY 07
BRTS 04H 04
V-BLK 07H 07
U-BLK 08H 08
V-SHIFT 00H 00
V-OSD 27H 39
H-OSD    23H    35
OPTLANG    00000001    01H
OPTION5    00100000    20H
OPTION4    00000011    03H
OPTION3    01011001    59H
OPTION2    00001001    09H
OPTION1    11010010    D2H
OPTION0    01100101    65H

Parameter 1206: 
SCNT ODH 13
CNTN 7FH 127
CNTC 40H 64
CNTN 00H 00
CNTD 7FH 127
BRTX 2AH 42
BRTC 4CH 76
BRTN 20H 32
COLX 50H 80
COLC 3AH 58
COLN 0DH 13
COLP 3AH 58
COLD 40H 64
TNTX 3DH 61
TNTC 42H 66
TNTN 28H 40
ST3 1CH 28
SV3 22H 34
ST4 1CH 28
SV4 22H 34
SVD 19H 25
SHPX 1DH 29
SHPN 0AH 10
ASS H 06H 06
ABCL 00000001 01H
DCBS 00010111 17H
OSDA 00000010 02H
NOIS 00001111 0FH
NDTC 1FH 31
FLG0 01000100 44H
FLG1 00001000 08H
SVM 00010000 10H
VBLK 00000000 00H
VCD0 00011010 1AH
VCD1 00000001 01H
VL1 25H 37
VL25 57H 87
VL50 5FH 95
TCOL 10001011 8BH
BCOL 01110101 75H
ST BG 02H 02
ST I 02H 02
ST DK 02H 02
ST M 05H 05
SSDK 00001110 0EH
SSM 00000010 02H
HAFC 10000100 84H
ALC 02H 02
VOLCP 53H 83
TINTPAL 3AH 58
DMP 00
HS BLK-SS 00000100 04H

Parameter 1207:
FS SLV 11000000 C0H
FS-LENGTH 07H 07
FS CTRL 10000000 80H
FS CTRL2 01010000 50H
FS CTRL3 00000000 00H
FS BVL 00000001 01H
FS BVH 00000010 02H
FS BUH 00001000 08H
EFECT SVM 11010100 D4H
SOFT 23H 35
SENSO1 01100101 65H
SENSO23 01010101 55H
SENS89 01011111 5FH
FS-LOMIN 2AH 42
FS-HIMIN 06H 06
FS-LOVL 64H 100
FS-HIVL 0EH 14
FS-LOVH 64H 100
FS-HIVH 24H 36
FS-LOUH 3AH 58
FS-HIUH 47H 71
SHP-PAR 4BH 75
SS100 10011110 9EH
SS80 10011001 99H
SS60 11010100 D4H
SS40 11001010 CAH
SS20 11000101 C5H
SS00 11000000 C0H
F-LIMHI 2DH 45
F-LIMLO 28H 40
ALG0 01H 01
BOST-H 28H 40
BOST-L 3CH 60
DIV 01H 01
IF-MIN 32H 50
IF-MAX 6EH 110
RF-MAX 2DH 45
BOOSTER 11000010 C2H
VOSD-FM 0BH 11
R155-VOL 00000010 02H
R155-ASDA 00000100 04H
R155-SMPR 00010001 11H
R155-ASDM 00000000 00H
R155-DEM 00000111 07H
R155 NICH 00001001 09H
R155-NICL 00001010 0AH
R155-LPC 00001001 09H
Sumber http://sekawan-servis-electronic.blogspot.com/

10/08/2019

✔ TV LCD TOSHIBA 19HV10E mati standby

 Beberapa waktu yang lalu dapat garapan LCD TV merk Toshiba type 19HV10E dengan keluhan mati standby,yang nyala hanya lampu led indikatornya saja,di pencet tombol power di side panelnya nggak mau ON,dari remot juga mbegegeg nggak mau ON.Berikut ini jeroan dari LCD TV 19HV10E



untuk LCD TV jenis ini 90% yang bermasalah adalah firmwarenya. Berhubung saya tidak punya tool untuk pengeflashan secara ISP maka saya gunakan metode pengeflashan secara manual saja,yaitu dengan cara melepas IC flashnya hehehehe......
Akhirnya persiapan pengeflashan pun saya lakukan,adapun peralatannya adalah :

1. PC/Laptop/Netbook dengan OS Windows XP
2. Eeplus 2 ( informasi dan penggunaan bisa di lihat di SINI )
3. Kabel data + driver DKU5
4. Battery kotak 9V untuk catu daya eeplus
5. Kawat email untuk jumper.
Pertama lepas dulu IC flash LCDnya,seperti gambar berikut



Setelah itu pasang IC flash LCD ke tool eeplus
2, berhubung jenis ICnya SMD maka saya pergunakan jumper kawat email untuk mengoneksikan ke soket IC eeplus 2,seperti pada gambar berikut.
                                       
Gambar dari layout bagian bawah



                                     
Gambar dari layout samping



Setelah pengeflashan selesai silahkan pasang kembali IC flash ke mainboard LCD,
seperti gambar berikut.



Hmmmm.....legone atiku,akhirnya m@k BYAAARRR....juga garapanku



Sumber http://sekawan-servis-electronic.blogspot.com/

✔ Monitor lg berkedip

Umumnya monitor tidak mempunyai kode kedip.
Kalau di on tidak bisa menyala dan lampu indikator hanya berkedip, itu menunjukkan bahwa rangkaian power supply bekerja, namun ada kelainan di rangkaian horizontal atau vertikal yang membebani rangkaian power supply, terdeteksi dan agar transistor power supplynya tidak rusak, maka power supply dibuat Standby terus.

Kalau anda berpengalaman menyolder, membuka pasang komponen, matikan dan coba sedot kaki tengah transistor horizontalnya dan kemudian hidupkan.
Kalau lampu indikator yang tadinya berkedip, sekarang tidak, maka itu menunjukkan transistor power horizontalnya rusak dan harus di ganti. Ganti dan periksa juga ElCo-Elco di sekitar rangkaian tersebut dari kemungkinan bocor atau kapasitasnya kurang.
Kalau lampu indikator tetap berkedip, matikan, solder kembali kaki tengah transistornya dan coba cabut IC power vertikalnya.
Kalau lampu indikator yang tadinya berkedip, sekarang tidak, maka itu berarti IC power vertikalnya rusak dan harus diganti. Ganti dan pasang kembali.


perhatikan gambar ini :

Sumber http://sekawan-servis-electronic.blogspot.com/

✔ Mengenal Kekuatan Subwoofer


 Pengeras suara pada sistem tata suara kabin mobil, seluruhnya bergantung pada kinerja komponen speaker. Tak terkecuali subwoofer yang fungsinya sama seperti pengeras suara di level mid-high, yang bertugas menyuplai nada di frekuensi rendah, mulai 20-60 Hz. Dan memang idealnya, untuk menghasilkan kekuatan yang baik untuk suara bass, mesti diimbangi dengan pemilihan tahanan yang akan disertakan.

SINGLE & DOUBLE VOICE COIL
Subwoofer itu sendiri sebenarnya terbagi menjadi dua tipe, yaitu single voice coil (SVC) serta double/dual voice coil (DVC). Keduanya sama-sama dibekali diameter lingkar konus yang hampir sama, mulai 8 inci, 10 inci dan 12 inci.

Namun yang menjadi pembeda antara tipe SVC dengan DVC, terletak pada kemampuan power handling yang menyertai kedua model subwoofer tersebut. Misalkan peruntukannya sekadar buat harian, cukup menggunakan subwoofer SVC dengan kemampuan menyuplai power rata-rata (RMS) 300 watt.

Untuk settingan SQ (Sound Quality) murni, umumnya menggunakan subwoofer SVC dengan daya 400 watt RMS. Buat SQL (Sound Quality Loud) kerap mengandalkan DVC berdaya 500-600 watt RMS.

Sementara untuk sistem SPL (Sound Pressure Loud), idealnya mengandalkan subwoofer DVC bermagnet tebal dengan power handling di atas 600 watt RMS.

"Intinya untuk pemakaian tipe single atau double voice coil, mesti menyesuaikan dengan kebutuhan serta peruntukannya. Sebab kalau salah menggunakan komponen, dampaknya bisa fatal seperti power amplifier sering jebol karena tidak sanggup menyuplai tegangan ke subwoofer," beber Johny, instalatur Mega Audio di Green Garden, Jakbar.

Selain itu, cermati pula berapa besar tahanan yang menyertai subwoofer. Sebab semakin besar angka tahanannya (Ohm), otomatis watt-nya juga lebih kecil.

Jika power handling (Watt-RMS) pada subwoofer semakin kecil, kemampuan menciptakan efek menghentak ketika suara bass diperkeras oleh bagian woofer-nya tidak begitu terasa di telinga. Kondisi inilah yang kerap dikeluhkan para pemain audio, dengan mengistilahkan efek low tak begitu jelas alias masih samar terdengar.


 Karet surround memengaruhi kemampuan naik-turun konus secara maksimal yang akan berpengaruh pada efek entakan suara bass

Sebenarnya mengakali agar power handling subwoofer tetap mumpuni bahkan lebih bertenaga dari kemampuan aslinya, bisa terapkan trik yang kerap dilakoni instalatur car audio.

Contoh, subwoofer yang digunakan tipe dual voice coil, memiliki spesifikasi 500 Watt RMS dengan tahanan 4 Ohm. Supaya dapat menghasilkan power handling suara bass yang lebih besar, bisa memparalel kedua terminal voice coil, dengan menghubungkan kutub positif dengan positif dan negatif ke negatif.

Hasilnya, kemampuan daya yang sebelumnya 500 watt RMS, akan bertambah dua kali lipat menjadi 1.000 watt RMS. Hal ini lantaran tahanannya sudah diperkecil mejadi 2 Ohm, karena efek paralel pada kedua terminal voice coil-nya tadi.

Jika power handling subwoofer sudah didongkrak seperti itu, otomatis butuh power amplifier yang mempunyai kemampuan suplai tegangan mencukupi.

Sebab jika tak diimbangi dengan pemakaian power amplifier yang mumpuni, dikhawatirkan akan membuat suara bass tak optimal. Bahkan bisa merusak power amplifier yang digunakan, jika kemampuan suplai daya listriknya lebih rendah dari yang dibutuhkan oleh subwoofer yang dipakai
Sumber http://sekawan-servis-electronic.blogspot.com/

✔ Tv Polytron Slim mati protek & parameter

Tv Polytron U-Slim model PS 52UV60RM dengan panel warna merah tua yang teronggok diam di atas meja sedang menunggu sang Tuser beraksi kembali dan setelah di buka terlihat ada part yang sudah gosong, hmm.. kemungkinan akibat Over Voltage dari blok Regulator gerentes dalam hati.

Part yang hangus dan putus yaitu R502 2,2kΩ dengan D522 DZ33V serta elko C804 22u/50v meledak yang tertinggal hanya kaki kutubnya saja.

Mendapati keadaan seperti itu, lantas cek tr hout => OK dan melepaskannya agar saat menguji tegangan Regulator nanti tidak terjadi apa-apa karena beban utama sudah di amankan lebih dahulu, kemudian cek ic Optokopel -> meragukan (kaki no. 3 dan 4 tidak gerak saat di uji pakai x10k), cek ic 504 W431A => OK, cek semua Resistor + Trimpot Stabilisator => OK.

Sekarang tinggal tes blok Regulator ternyata hasilnya masih Over tegangan, sedikit bingung juga nih biasanya kalau out tegangan mencapai 250v gangguannya berasal dari Resistor yang sudah melar, putus atau jalur retak tapi kali ini beda. Kala sedang di landa kebingungan dan sambil memperhatikan part-part lainya mungkin masih ada yang terlewatkan, cuma karena merasa sudah yakin semua bagus lalu coba iseng cabut elko B+ C508 100u/160v walau sebenarnxa agak sangsi...sebab di lihat dari bentuk fisik tidak terjadi perubahan tapi berhubung tinggal elko itu saja yang belum tersentuh akhirnya di cabutlah, walaah.. pas di cek dengan Avo meter x100 ternyata nol (0) mikro alias jarum tester tidak gerak sama sekali.

Di lanjutkan ke elko C807 47u/160v dalam kondisi setengah short, langsung saja kedua elko di ganti dengan nilai yang sama yaitu 100u/160v dan tes ulang Out B+ ternyata sudah mantap di 115v sekalian cek juga di titik basis tr hout ada 1,5vac karena merasa Out B+ dan bagian Drive Horisontal sudah Ok lalu pasang kembali tr hout yang tadi di lepas.

Nyalakan tv tampak raster nyala hanya bagian atasnya saja sementara 3/4 layar gelap kemudian jadi standby dengan di tandai lampu led menyala, nggak pakai lama langsung ganti ic Vertikal. Onkan lagi Tv jreeng raster biru terbuka full disertai logo POLYTRON, colok antena gambarpun normal.


Daftar part aktif:
Ic Micom HBT-05-001G
Tone R2S15900
AUDIO STA540
Ic Vertikal LA 78141
FBT JF0501-19587
Yoke SCP-211B11UXF
Tuner TAEA-G020D(P)
EEPROM 24016WP
Transistor H out D5024




Polis

Pameter 1013:
H-SHIFT 14
H-BOW 04
H-PARA 03
S-SCOR 28
V-LIN 19
B-DRV 74
G-DRV 38
B-CUT 32
G-CUT 52
R-CUT 35
V-AMPL 29
VCEN 13

Parameter 1014:
AGC GAIN 28H 40
HI AGC 36H 54
LO AGC 34H 52
WB COL 32H 50
WB CON 64H 100
WB BRI 32H 50
Y-DELAY 07
BRTS 04H 04
V-BLK 07H 07
U-BLK 08H 08
V-SHIFT 00H 00
V-OSD 27H 39
H-OSD    23H    35
OPTLANG    00000001    01H
OPTION5    00100000    20H
OPTION4    00000011    03H
OPTION3    01011001    59H
OPTION2    00001001    09H
OPTION1    11010010    D2H
OPTION0    01100101    65H

Parameter 1206: 
SCNT ODH 13
CNTN 7FH 127
CNTC 40H 64
CNTN 00H 00
CNTD 7FH 127
BRTX 2AH 42
BRTC 4CH 76
BRTN 20H 32
COLX 50H 80
COLC 3AH 58
COLN 0DH 13
COLP 3AH 58
COLD 40H 64
TNTX 3DH 61
TNTC 42H 66
TNTN 28H 40
ST3 1CH 28
SV3 22H 34
ST4 1CH 28
SV4 22H 34
SVD 19H 25
SHPX 1DH 29
SHPN 0AH 10
ASS H 06H 06
ABCL 00000001 01H
DCBS 00010111 17H
OSDA 00000010 02H
NOIS 00001111 0FH
NDTC 1FH 31
FLG0 01000100 44H
FLG1 00001000 08H
SVM 00010000 10H
VBLK 00000000 00H
VCD0 00011010 1AH
VCD1 00000001 01H
VL1 25H 37
VL25 57H 87
VL50 5FH 95
TCOL 10001011 8BH
BCOL 01110101 75H
ST BG 02H 02
ST I 02H 02
ST DK 02H 02
ST M 05H 05
SSDK 00001110 0EH
SSM 00000010 02H
HAFC 10000100 84H
ALC 02H 02
VOLCP 53H 83
TINTPAL 3AH 58
DMP 00
HS BLK-SS 00000100 04H

Parameter 1207:
FS SLV 11000000 C0H
FS-LENGTH 07H 07
FS CTRL 10000000 80H
FS CTRL2 01010000 50H
FS CTRL3 00000000 00H
FS BVL 00000001 01H
FS BVH 00000010 02H
FS BUH 00001000 08H
EFECT SVM 11010100 D4H
SOFT 23H 35
SENSO1 01100101 65H
SENSO23 01010101 55H
SENS89 01011111 5FH
FS-LOMIN 2AH 42
FS-HIMIN 06H 06
FS-LOVL 64H 100
FS-HIVL 0EH 14
FS-LOVH 64H 100
FS-HIVH 24H 36
FS-LOUH 3AH 58
FS-HIUH 47H 71
SHP-PAR 4BH 75
SS100 10011110 9EH
SS80 10011001 99H
SS60 11010100 D4H
SS40 11001010 CAH
SS20 11000101 C5H
SS00 11000000 C0H
F-LIMHI 2DH 45
F-LIMLO 28H 40
ALG0 01H 01
BOST-H 28H 40
BOST-L 3CH 60
DIV 01H 01
IF-MIN 32H 50
IF-MAX 6EH 110
RF-MAX 2DH 45
BOOSTER 11000010 C2H
VOSD-FM 0BH 11
R155-VOL 00000010 02H
R155-ASDA 00000100 04H
R155-SMPR 00010001 11H
R155-ASDM 00000000 00H
R155-DEM 00000111 07H
R155 NICH 00001001 09H
R155-NICL 00001010 0AH
R155-LPC 00001001 09H
Sumber http://sekawan-servis-electronic.blogspot.com/

✔ TV SHARP PICCOLO mati protek & buat suplai Heater


Kali ini pribados mau berbagi pengalaman tentang Tv SHARP yang terkenal dahsyat. Begini kisahnya saat sedang asyik mereparasi di desa sebelah.. datanglah tetangganya yang punya tv, lalu beliau bilang tv miliknya pun yang baru di beli 1 tahun lalu sekarang ini sudah mengalami gangguan hidup sebentar kemudian mati. Mendengar keluhan seperti itu dan meminta kami pula yang memperbaiki, lantas berjanji mau datang tapi setelah menyelesaikan job yang sedang di garap ini (tv cina. Red)

Singkat cerita, kami sudah berhadapan dengan Tv SHARP PICCOLO SLIM type 21 ES251ER, dan coba meminta untuk menghidupkan lagi tv agar bisa melihat gangguan yang sebenarnya, hidup sebentar langsung mati protek. Awalnya menduga ic regulatorlah yang error, tanpa basa basi ganti STR W6553A dan elko 22u/50v dalam blok Regulator tapi setelah beres pasang 2 alat tersebut serta coba hidupkan ternyata masih tetap saja begitu.. nyala sebentar lalu mati protek. Kurang ajar ni tv SHARP bikin bete aja, gerentes pribados. Menanggung malu jua terhadap empunya tv.. karena pribadoslah yang minta di belikan ic regulator berikut elko, namun hasilnya tetap nihil. Maka perburuanpun di mulai pada part yang mencurigakan, penyisiran di luar Regulator. Namun semuanya OK tidak ada yang aneh dan terukur dengan baik, lalu untuk menenangkan perasaan galau pelan-pelan resolder bagian yang rawan panas..

Dalam dunia bengkel tv, apalagi praktek panggilan kayak gini.. sering dapat orderan yang paten.. maksudnya rada mumet bikin kepala nyut nyutan he..he. Setelah beres resolder dan memeriksa kembali hasil patri mematri serta bersihkan pakai tiner kemudian kami meminta sekali lagi kepada tuan rumah untuk menyiapkan kaca cermin yang agak besar

Kini waktunya tes..tes..tes dengan pesimis coba ON kan tv, crass muncul gambar agak buyar sedikit walau layar sudah cerah dan selang beberapa detik raster berubah menjadi warna hijau beserta muncul garis blanking putih tebal di susul layar jadi gelap gulita dan pastinya mati protek deh..dengan perubahan volume cahaya indikator power led yang merah membara.

Seakan tidak percaya dengan penglihatan sendiri, maka mencoba lagi hidupkan sambil mengukur tegangan pada pin Katoda HIJAU wuusss..195v lalu pet turun drastis hingga 0v yang berbarengan dengan munculnya raster HIJAU berblangking yang secara otomatis sistim protek jadi aktif dan akhirnya tv kembali standby..

Dengan cepat ukur ulang resistan pada katoda RGB ternyata tidak ada tanda tanda kalau pin katoda RGB short, weeleh.. ulangi lagi,,, aah.. tusuk dengan ujung probe DC VOLT tester hanya di pin katoda G soket crt cuss.. tegangan keluar kecil saja karena jarum volt tester goyang sedikit,. kena kau rupanya grid katoda HIJAU hendak menipu nih. Langsung aja lepas soket RGB dan cek heater dengan grid katoda Green pakai Ohmmeter selektor x10k tuiiing... jarum pengukur melesat jauh.. hmm ternyata antara pin Heater dengan pin katoda G sudah terhubung singkat.

Disebabkan gak punya piranti restorer / alat tembak layar.. akhirnya pakai solusi sistim energi out, simpelnya kalau salah satu atau semua grid katoda CRT sudah short ke ground heater maka harus memisahkan kit heater dari sasis tv agar tegangan 180v Out RGB tidak amblas jadi triknya jalur H- di putus dari hubungan mesin tv dan melepas r fuse 1 Ω yang mengarah ke H+ jalur suplai dari pin heater FBT dan memanfaatkan energi batang ferit FBT atau bisa juga membuat suplai baru dari trafo jenis step down 0,5A 6vac.



C r t
Untuk menciptakan tegangan 6vac, pribados akan membuat lilitan di batang ferit FBT sebanyak 4 lilit dan memasang resistor 2,2 Ω 4,7 Ω pada ujung kabel yang akan di pasangkan ke titik H+ soket CRT sementara ujung lilitan kabel yang satunya lagi di titik H- jalur ground yang telah putus tadi.



Lilitn
Setelah rampung buat suplai Heater independen, sekarang waktunya menguji hasil kerja kecil pribados...Dengan perasaan harap harap cemas tangan pun mulai menekan tombol power tv Craaak.. terdengar suara dari acara stasiun tv tertentu dan byaar..raster muncul beserta gambarnya. Horee.. senangnya tv sudah normal kembali dan tidak konslet lagi. Ternyata trik mengisolir bagian heater dengan membuat suplai tegangan dari energi FBT cukup memuaskan !

Daftar part aktif :
Regulator STR W6553A
Vertikal LA78040B
Transistor H out MD1802FX
SUARA TDA7297SA
MICOM IXD067WJZZ0
TUNER TAEA-G045D
FBT BSC 25-0232K
ABL
HT
GND
180V
AFC
NC
24V
GND
B+
H OUT
Sumber http://sekawan-servis-electronic.blogspot.com/

✔ PADA TV AKARI GAMBAR TIDAK BERWARNA


TV AKARI yang pakai LA76818A, PTCS030201-50F9, cukup pusing juga mengatasi problem tidak adanya warna pada chanel tertentu pada tv ini.
Setelah melakukan pengecekan pada komponen tidak membuahkan hasil bahkan sempat melakukan penggantian LA76818A hasilnya sama saja.
Hampir saja angkat tangan pada problem yang satu ini, akhirnya Iseng-iseng aku coba ganti 24c08 nya yang kebetulan punya  aku copian dari pasien yang terdahulu, dan ternyata tv bisa normal.
Usut punya usut ternyata penyebabnya adalah berubahnya setingan data pada servis menunya yaitu pada MENU 04: SIF-SYS-SW yang seharusnya 5.5 berubah menjadi 6.5.
Tetapi masalahnya data tetap akan kembali lagi berubah ke 6.5 setelah keluar dari service-mode.
Sampai 4x saya ganti 24c08 dan hasilnya sama saja  data tetap kembali lagi berubah ke 6.5 setelah keluar dari service-mode.

Solusi :
: Masuk ke  servis-mode (MENU pada front panel dan SLEEP pada remote)
: Pilih menu nomor 11.
: Ubah nilai data OPT-COLOR-SYSTEM dari “1” ke “2”
:Ubah nilai data OPT-SIF-System dari “0” ke “1”
: Keluar dari servis-mode (SLEEP2x)
: Masuk ke main menu (dengan menekan-nekan tombol MENU).
: Pilih menu SYSTEM
: Ubah “M/N” menjadi “B/G”
: Keluar dari main menu
: Masuk kembali ke servis-mode lagi.
: Pilih menu nomor 11 lagi (untuk mengembalikan nilai data yang telah dirubah)
: OPT_COLOR-SYSTEM ubah kembali menjadi “1” seperti semula.
: OPT_SIF-SYSTEM ubah kembali menjadi  “0” seperti semula
: Keluar dari servis-mode.
: Lakukan Auto search ulang
Sumber http://sekawan-servis-electronic.blogspot.com/